Preloader

Cari Kerja

image

5 Hal Yang Tidak Boleh Dilakukan Dalam Wawancara Kerja

Anda mungkin telah banyak mendapatkan nasihat tentang apa yang HARUS DILAKUKAN dalam wawancara kerja tetapi Anda jarang mendapatkan informasi mengenai apa yang seharusnya tidak boleh Anda lakukan dalam wawancara. Ada pilihan yang jelas seperti jangan kasar, jangan datang terlambat, jangan berpakaian tidak pantas dll, tapi bagaimana dengan kesalahan yang lebih halus yang bisa Anda lakukan yang membuat Anda kehilangan kesempatan untuk mendapatkan lowongan kerja.

Hindari menyalahkan tempat kerja sebelumnya

Banyak pertanyaan wawancara kerja berbasis situasional. Artinya, jawaban Anda akan berkisar pada pengalaman masa lalu dan harus berisi penekanan pada resolusi. Dikenal juga sebagai teknik STAR (Situation / situasi, Task / tugas, Action / Aksi, Result / hasil).

Ambil contoh pertanyaan wawancara seperti bagaimana Anda menghadapi situasi sulit di tempat Anda kerja sebelumnya ? Pendekatan negatif untuk pertanyaan ini adalah menyebutkan masalah sebelumnya dengan rekan kerja dan menempatkan kesalahan pada pemberi kerja sebelumnya.

Sebaliknya, jawaban yang berhasil akan mengakui bahwa terkadang kesulitan tidak dapat dihindari dan cara Anda mengatasinya serta menangani tekanan itulah yang menjadikan Anda kandidat asli.

Jangan katakana ini “Majikan saya sebelumnya selalu ingin hal-hal selesai pada saat-saat terakhir dan rekan kerja saya tidak bisa mengikutinya.”

Pilih dengan hati-hati jenis skenario yang ingin Anda jelaskan. Anda masih dapat menjelaskan bagaimana sebelumnya Anda akan bekerja dengan tenggat waktu yang ketat tetapi melibatkan penyelesaian. Manajemen waktu, memprioritaskan dan memasukkan jam tambahan dipandang positif oleh calon pemberi kerja. Pastinya jangan sekali-kali Anda menempatkan kesalahan pada rekan kerja atau pemberi kerja di tempat Anda kerja sebelumnya

Bertindak Tidak professional

Perilaku tidak profesional dapat langsung mengurangi peluang kerja Anda. Ini bisa muncul dalam berbagai bentuk seperti;

  • Bahasa tubuh dan postur tubuh yang buruk
  • Kekasaran
  • Sikap
  • Bingung
  • Kurangnya kontak mata
  • Defensif dan argumentatif
  • Semuanya akan mempengaruhi keseluruhan persepsi pewawancara tentang Anda. Semakin Anda membungkuk di kursi, gagal melakukan kontak mata, atau menjadi defensif ketika ditanya pertanyaan sulit, semakin kecil peluang Anda dimata pewawancara.

Jangan katakan: “Ada di CV saya”.

Pewawancara baru saja bertanya kepada Anda apa pengalaman Anda dengan bidang pekerjaan tertentu, yang berarti mereka mungkin ingin Anda menjelaskan lebih detail sesuatu yang sudah mereka ketahui ada di CV Anda. Apabila Anda menjawab hanya dengan ‘Ada di CV saya”, Anda akan kehilangan peluang bagi Anda untuk menjelaskan lebih detail tentang sesuatu yang diminati oleh pewawancara.

Muncul tanpa persiapan

  • Anda tidak tahu apa-apa tentang perusahaan yang memberikan wawancara lowongan kerja
  • Anda lupa membawa salinan CV
  • Tidak ada persiapan untuk pertanyaan-pertanyaan yang ber-potensial akan ditanyakan oleh pemberi wawancara

Dari perspektif pemberi kerja apabila Anda datang dengan tidak siap untuk wawancara kerja menunjukkan konotasi negatif mengenai diri Anda. Anda kelihatan seperti tidak benar-benar berkomitmen atau tertarik pada lowongan kerja tersebut jika Anda tidak mau meluangkan waktu untuk melakukan riset. Anda tidak teratur dan tidak mengatur waktu Anda dengan cukup baik untuk mempersiapkan wawancara.

Jangan ungkapkan informasi pribadi apabila tidak ditanyakan

Informasi pribadi mengenai usia, status perkawinan, ras dan agama Anda adalah hal-hal yang tidak perlu Anda diskusikan dalam wawancara kerja. Jika pewawancara menanyakan pertanyaan pribadi yang tidak relevan dengan peran yang tidak perlu Anda jawab.

Cobalah untuk menghindari menyebutkan informasi pribadi diri Anda atas keinginan Anda sendiri. Ini karena dapat membuat Anda berisiko menjadi bias. Diskriminasi dapat terjadi ketika manajer perekrutan menyadari karakteristik pribadi yang tidak relevan dengan peran yang Anda lamar dan mempertimbangkannya saat membuat keputusan perekrutan.

Keraguan (tidak semuanya negatif di sini!)

Jangan meragukan dirimu sendiri. Yakinlah bahwa Anda adalah orang terbaik untuk pekerjaan itu dan ingat mengapa Anda awalnya melamar lowongan kerja ini. Dalam wawancara kerja, rasa gugup terkadang bisa membuat Anda menjadi gugup dan menyebabkan Anda meragukan dan mempertanyakan kemampuan Anda sendiri, terutama jika ditanya pertanyaan yang sulit. Cara terbaik untuk mengatasi hal ini adalah mempersiapkan segala sesuatunya secara matang sebelum wawancara kerja.

Apa yang harus Anda hindari untuk mengatakan :

“Saya tahu saya tidak memiliki banyak pengalaman…”

“Aku sangat gugup”

“Saya tidak tahu apakah saya bisa melakukan itu.”

Source : https://www.bubble-jobs.co.uk/blog/blog/5-things-to-never-do-in-a-job-interview/

Baca artikel lainnya : 5 tips untuk membuat profil LinkedIn terbaik

Comments are closed

Uploading